: - Sunday, 28-11-2021
Anggota baru mendaftar saat diklat di Desa Kubung, Kalteng, 2016

CUSJ yang kini memiliki ribuan anggota di Kalimatan Tengah, dimulai hanya dengan 1 orang ketika ada anggota asal  Desa Kubung, Kecamatan Delang, Kalimantan Tengah masuk anggota CUSJ di Kantor Cabang Sandai  tepatnya pada tanggal  19 Januari 2015. Anggota tersebut bernama Bapak Yani yang saat itu berdomisili di Desa Demit Kec. Sandai, Kabupaten Ketapang Kal-Bar.  

SEJAK masuk menjadi anggota Pak Yani aktif menabung setiap bulan, beliau langsung menyetor ke Kantor CUSJ. Setiap kali ke kantor, dia selalu bercerita untuk mengajak membuka Kantor Cabang di daerah Kecamatan Delang tepatnya di Desa Kubung Kabupaten Lamandau, Kalteng. Menurutnya,  disana masih sedikit masyarakat yang mengenal Credit Union. Pada saat itu, lembaga keuangan yang sama baru satu lembaga, di Kecamatan Delang, itupun kantornya di kota kecamatan Delang tepatnya di Kudangan,  masih sangat jauh dari Desa Kubung. Yani berharap CUSJ bisa masuk menjangkau masyarakat disana.

“Saya sebagai anggota menerima banyak sekali manfaat bergabung di CUSJ. Oleh karena itu saya berharap manfaat ini dapat juga dirasakan ditanah kelahiran saya. Dan CUSJ adalah solusinya untuk membantu Karenanya, saya berharap CUSJ masuk ke daerah kami untuk membantu mengatasi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan keluarga”, ungkap Yani dengan semangat.

Dia juga menambahkan bahwa menjadi anggota CUSJ kita akan dilatih mengelola keuangan keluarga. ’’sejak menjadi anggota CUSJ, ada  tempat untuk menabung setiap bulan dan dapat meminjam jika ada kebutuhan, dan mendapat manfaat Produk Sosial dan Solidaritas untuk melindungi disaat mengalami musibah yang tidak terduga’’, lanjut Yani.

Seiringnya waktu berjalan Pak Yani berencana membuat rumah di kampungnya Kubung, namun kekurangan biaya, maka dia mengajukan pinjaman ke CUSJ. Untuk melengkapi proses pinjaman  pada tanggal 7 Mei  2015,  Koordinator TP. Sandai Petrus  Mongan dan Manager Cabang Simpang Laur Markus Ariyanto kala itu melakukan survey langsung ke Desa Kubung.  Diluar dugaan masyarakat kubung merespon positif atas kedatangan aktivis CUSJ dari Kal-Bar. Dengan spontan dan diorganisir oleh tokoh masyarakat Desa Kubung warga  berkumpul dirumah adat untuk mengadakan acara penerimaan tamu.

Penyambutan masyarakat terhadap CUSJ Desa Kubung saat pertama kali datang di Kalteng. Foto: Dok CUSJ

Masyarakat menyambut aktivis CUSJ dengan acara adat penerimaan tamu dan begendang sesuai tradisi yang mereka lakukan setiap adanya tamu pertamakali datang. Dalam kesempatan tersebut tokoh masyarakat adat berharap CUSJ dapat membuka pelayanan di Desa mereka. Dengan komitmen mereka pasti akan mendukung sepenuh hati atas kehadiran CUSJ. Pada saat itu usulan mereka ditampung untuk diinformasikan ketingkat Top Manajemen di Head OfFice.

Harapan-harapan masyarakat Kubung kemudian didiskusikan ditingkat TOP Manajemen dan pada akhirnya diputuskan untuk menyetujui harapan masyarakat tersebut. Kemudian  pada tanggal  20 Mei  2015 perubahan Struktur terjadi di TP. Sandai, Petrus Mongan Koordinator TP. Sandai dimutasi ke TP. Air Upas digantikan  oleh Markus Ariyanto. Perjalanan waktu, tanggal 23 september 2015, harapan masyarakat Kubong direspon oleh kepala bagian Marketing Business and Development (pemasaran dan Pengembangan) CUSJ Bapak Lanius Emanuel dan Koordinator TP. Sandai Markus Ariyanto bersama staf TP. Sandai Kornelius Soho melakukan sosialisasi pertama di Desa Kubung, sekaligus untuk memastikan harapan masyarakat.

Pada 2016 terjadi pergantian pimpinan, Markus Ariyanto pindah ke TP. Nanga Tayap sebagai pimpinan disana. Pada 2016 TP. Nanga Tayap didukung oleh kawan–kawan aktivis di Head Office melakukan ekspansi kesetiap desa di Kecamatan Delang. Luar biasa, mendapat respon yang sangat baik setiap kali kegiatan sosialisasi, banyak yang langsung bergabung menjadi anggota CUSJ.

Gerakan yang sama juga dilakukan oleh TP. Air Upas yang digawangi oleh Petrus Mongan dan kawan-kawan ke arah Kecamatan Sukamara dan Nanga Bulik, Kalteng.  Ternyata mendapat respon yang sama, banyak yang langsung bergabung menjadi anggota setiap kali mengadakan sosialisasi yang diadakan.

Karena belum  ada kantor, untuk memaksimalkan pelayanan kepada anggota maka dilakukan dengan sistem kolektor oleh staf lapangan masing- masing TP. Setiap bulan. Pergerakan CUSJ diwilayah Kalteng setiap bulannya mengalami peningkatan pertumbuhan yang sangat baik. Sehingga untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada anggota disana, mulai tahun 2018 CUSJ sudah membuka cabang pelayanan sebanyak 8 kantor, yakni; Kantor Cabang Kudangan, Tapin Bini, Riam Durian,Nanga Bulik, KM.18, Pangkalan Banteng, Pangkalan Bun, Kasongan. Per Desember 2019 jumlah anggota di wilayah Kalteng mencapai 5.147 orang dan asset Rp 42,6 Miliar. (Ariyanto)  

Kegiatan CUSJ di Kecamatan Tapin Bini, Kalteng. Foto: Dok CUSJ

                

Hits: 267

1 komentar

Markus Ariyanto, Friday, 6 Mar 2020

Semoga Semakin berkembang di kalteng, salam Optimis CUSJ

Reply

TINGGALKAN KOMENTAR