: - Tuesday, 13-04-2021
  • 2 tahun yang lalu / Website resmi CU. Semandang Jaya Hits: 0

Ada beberapa hal yang dapat menghambat kemajuan seseorang baik ketika bermasyarakat maupun menjalankan usaha, bisnis ataupun pekerjaan lainnya. Socrates, filsuf Yunani pada awalnya mengeluhkan soal kelemahan sifatnya sendiri, tetapi akhirnya ia sadar bahwa manusia itu memang penuh dengan ketidaksempurnaan namun dapat disempurnakan, dan akhirnya berkesimpulan bahwa manusia selalu dapat meningkatkan dirinya sendiri sehingga mampu mengangkat dirinya sendiri dari keterpurukan atau kelemahan  kapanpun dalam kehidupannya asalkan ia mempunyai kemauan yang kuat untuk mengubah pola pikirnya.

Milen, S.Mn.

Bicara soal kemajuan apapun namanya secara garis besar ada dua tipikal, yang pertama adalah orang yang latar belakangnya sudah memiliki modal, baik modal sosial maupun modal finansial.  Untuk kalangan ini mungkin mencapai tujuan hidup tidak terlalu sulit karena sudah ada modal utamanya tinggal ditambah polesan sedikit pasti berhasil. Yang perlu dipelajari adalah bagaimana orang-orang yang berhasil dengan usaha keras yang berasal dari dirinya sendiri yang sebelumnya tanpa warisan modal sosial dan finansial tetapi dalam kehidupannya mampu meraih kesuksesan hidup. Mereka menjadi inspirasi kita dalam menapaki kehidupan ini karena pada awalnya mereka memulai kehidupan mereka seperti orang kebanyakan dan biasa biasa saja.

Dari beberapa referensi ditemukan faktor yang mempengaruhi seseorang yang dulunya biasa saja namun sukses menjalani kehidupan, yaitu mereka mau menerima masukan dari orang lain yang lebih dulu sukses dan mau menerapkannya dalam kehidupan walaupun pertama kali mencoba tidak jarang dihadapkan pada ketidakberhasilan. Orang dengan tipe ini tidak gampang menyerah jika terjadi rintangan yang dihadapi tetapi sebaliknya ulet, tekun dan gigih memperjuangkan agar kehidupannya menjadi lebih baik. Mereka mau meminta pendapat dan nasihat orang lain untuk hal-hal yang mereka tidak ketahui dan memiliki kerendahan hati untuk belajar terus menerus serta tidak merasa paling tahu.

Agar tujuan hidup sukses, terlebih dahulu kita harus memperbaiki pola pikir serta memiliki keyakinan yang kuat untuk memperbaiki keadaan kehidupan. Keyakinan diibaratkan iman terhadap sesuatu yang akan kita capai. Maka poin penting berikutnya adalah tindakan nyata agar tujuan tersebut bisa tercapai. Tindakan nyata itu adalah aksi kita dalam mencapai tujuan yang kita inginkan yang konsepnya harus dimulai dari perencanaan apa yang menjadi tujuan hidup dan target yang ingin kita capai yang dikerjakan secara sungguh-sungguh sampai keberhasilan itu bisa diraih. Dalam membuat rencana harus memperhatikan kemungkinan tingkat keberhasilan itu sendiri. Kita harus memilih rencana hidup yang tingkat keberhasilannya bisa dicapai. Keberhasilan mulai dari hal-hal sederhana. Dengan tekad yang kuat dari dalam diri kita serta mampu mengalahkan rasa khawatir atas kegagalan yang akan dihadapi maka kita akan menjadi pemenang. (Penulis adalah Ketua Board Of Director CUSJ, yang sekarang sedang mengambil program studi  Magister Manajemen)

Hits: 49

TINGGALKAN KOMENTAR