: - Wednesday, 22-09-2021

“Menjadi pribadi unggul dalam pelayanan dan berkomitmen meningkatkan produktivitas kerja” adalah tema SJ Award tahun 2020”.

 Credit Union Semandang Jaya (CUSJ) sebagai sebuah lembaga besar sudah pasti menginginkan seluruh karyawannya memiliki motivasi diri yang kuat dan berkinerja baik dalam melaksanakan tanggung jawab pekerjaannya. Untuk memastikan harapan itu tercapai maka dibuatlah sebuah sistem reward dan punishment karyawan berdasarkan penilaian Key Perfomance Indikator (KPI) yang sudah berlaku di CUSJ. Tujuan sistem ini agar memacu karyawan berprestasi.

CUSJ menyadari bahwa karyawan adalah modal paling berharga yang harus dikelola dengan benar. Untuk itu, sebagai salah satu cara penerapan pembinaan itu, CUSJ mengadakan ajang tahunan yang disebut SJ Award. Kegiatan ini dianggap baik dalam mendorong peningkatan kinerja karyawannya. Ajang yang dilaksanakan setiap akhir tahun buku ini juga adalah bentuk dari reward (penghargaan) yang diberikan kepada karyawan.

Menerima penghargaan kategori Kantor Cabang Pesimis menjadi Optimis. Foto: Dok. CUSJ

Di tahun buku 2019 lalu, tepatnya pada 13 hingga 15 Februari 2020, SJ Award kembali dilaksanakan selama 3 hari. SJ Award kali ini mengusung tema “Menjadi pribadi unggul dalam pelayanan dan berkomitmen meningkatkan produktivitas kerja”. Dalam kegiatan ini, seluruh karyawan CUSJ yang tersebar di 37 kantor cabang berkumpul bersama dalam satu ruangan yang sama. Mereka datang dengan perasaan gembira, membawa catatan keberhasilan kerja masing-masing, dan bersiap mengekspresikan kemampuan mereka dalam pentas kompetisi yang diselenggarakan. Selain sebagai wadah unjuk kebolehan, mereka juga bahagia karena melalui ajang ini mereka dapat berkumpul bersama, bertemu satu dengan yang lain dalam satu wadah yaitu keluarga besar CUSJ.

Menurut General Manager CUSJ, Blasius Hendi Candra, SH., MM., dalam perjalanannya SJ Award ini sudah 4 kali dilaksanakan. SJ Award merupakan suatu rangkaian akhir dari seluruh pekerjaan yang dijalankan oleh seluruh karyawan CUSJ selama satu tahun buku. Pekerjaan yang dijalankan tentu dimulai dengan sebuah perencanaan yang diterjemahkan ke dalam target atau KPI masing-masing staf. Dalam perjalanan 1 tahun buku tentu sudah banyak proses yang dilalui, baik nilai lebihnya maupun nilai kurang. Nah, bagi karyawan yang mendapatkan nilai lebih atau melampaui target tentu harus dihargai oleh lembaga. Ajang ini bukan untuk hura-hura, namun merupakan ajang yang dilaksanakan dalam rangka penilaian hasil akhir terhadap kinerja seluruh karyawan CUSJ di berbagai bidang. Diibaratkan dalam sebuah pertandingan, bagi yang menang tentu diberikan hadiah. Begitu juga di SJ Award ini, bagi karyawan yang berprestasi tentu diberikan penghargaan berupa reward yang diberikan dalam kegiatan SJ Award. Sebelum pelaksanaan award, para karyawan diminta untuk menunjukkan kebolehan mereka dalam berbagai perlombaan, misalnya : public speaking, menulis artikel, membuat film pendek, lagu solo dan stand up comedy. Kegiatan ini diharapkan supaya mereka mampu untuk mengembangkan diri. Dengan pengembangan diri ini diharapkan mereka mampu menerapkannya dalam dunia kerja terutama ketika berinteraksi dengan para anggota yang dilayani.,”lanjut GM yang sekarang sedang mengambil studi Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Tanjungpura Pontianak.

Suasana SJ Award 2020. Foto: Dok. CUSJ

Kegiatan ini tidak semata hanya peningkatan kinerja bagi yang mendapatkan award dan bagi yang mendapatkan nominasi saja, namun lebih dari itu adalah bagaimana kinerja masing-masing individu bisa terpacu dengan kegiatan ini, bahkan tujuan besarnya adalah bagaimana kinerja organisasi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ketika buka data, pertumbuhan CUSJ dari tahun ke tahun semakin baik. Ini membuktikan bahwa ada dampak yang signifikan dari kegiatan award ini, meskipun tentu masih banyak variabel-variabel lain.

“Saya berharap secara teknis pelaksanaan SJ Award ini dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang diikuti dengan peningkatan kinerja karyawan yang bermuara pada peningkatan kinerja organisasi menjadi semakin baik. Karyawan CUSJ harus mampu menjadi pribadi-pribadi unggul yang melahirkan team kreatif, inovatif dan pada akhirnya memberi dampak pada peningkatan kinerja organisasi CUSJ yang lebih berkembang dengan pertumbuhan diatas rata-rata,” harap Hendi.

Ketua Panitia SJ Award, Aloysius Ratno, S.Kom., juga menjelaskan bahwa ada 17 kategori yang di nilai dalam penghargaan kepada karyawan ini. “Ada kategori Staff Loan Officer berprestasi, Admin Kredit berprestasi, Kasir berprestasi , dan Manager Kantor Cabang berprestasi. Penilaian dilakukan berdasarkan KPI tertinggi selama tahun buku 2019. Pemberian Kategori staff pendobrak dikhususkan bagi Kantor Cabang baru dengan pertumbuhan anggota dan asset tertinggi. Sedangkan  kriteria bagi Manager Kantor  Cabang berprestasi apa bila mampu meraih kategori penghargan terbanyak di SJ Award 2019. Kategori under estimate menjadi optimis diberikan kepada Kantor Cabang yang mampu meningkatkan pertumbuhan secara merata disemua kategori dimana pada tahun sebelumnya Kantor Cabang tersebut dinilai lamban dalam pertumbuhannya. Dan kategori Kantor Cabang dengan biaya terendah dinilai dari biaya operasional di bawah 30% per tahun. Kalau melihat secara keseluruhan ada 17 Kategori. Dan masih banyak lagi kategori yang lain yang dinilai,” jelas Ratno yang juga adalah Ketua Komite KPI ini.

Theresia Ervinsa, pemenang kategori Manager Kantor Cabang berprestasi SJ Award tahun ini mengungkapkan rasa senang dan bangganya setelah terpilih dalam ajang penghargaan ini. Baginya, dengan adanya ajang SJ Award ini, semakin memberikannya motivasi dan semangat agar bekerja lebih baik lagi. “saya merasa senang dan bangga menerima penghargaan ini. Terus terang, SJ Award ini telah mengubah cara saya bekerja, saya menjadi termotivasi untuk terus berkembang, melakukan pekerjaan lebih baik lagi, dan ingin menjadi yang terbaik. Saya berharap kedepan semakin banyak kategori penghargaan yang diberikan supaya bisa memberi semangat kepada seluruh karyawan untuk mencapai target-target yang ditentukan lembaga CUSJ,” jelas Ervinsa dengan semangat.

Pendiri menghadiri SJ Award 2020. Foto: Dok. CUSJ

Menurut Ketua Pengawas CUSJ, Adrianus Hondro, S.Pd.SD., pelaksanaan SJ Award ini selaras dengan tujuan dan nilai-nilai inti CUSJ yang menekankan pada kalimat; sumber daya manusia yang profesional. “Setiap karyawan CUSJ pasti memiliki bakat, ketrampilan, kemampuan, dan jiwa kepemimpinannya masing-masing. Saya sangat setuju dengan kegiatan ini dengan tujuan untuk mengasah potensi yang mereka miliki. Dan potensi itu akan menjadi kekuatan bersama yang secara tidak langsung akan berpengaruh pada peningkatan kinerja CUSJ secara kelembagaan. Kedepan saya berharap kegiatan ini harus dievaluasi dan dirancang agar lebih baik lagi, dimana yang kurang kita perbaiki bersama dan yang sudah baik kita tingkatkan menjadi lebih baik lagi,” jelas Hondro saat dihubungi via WhatsApp pribadinya.

Hal senada juga disampaikan Yuliana Marlisa, anggota pengurus CUSJ. “Selain sebagai ajang unjuk kebolehan dan penghargaan, ajang SJ Award ini juga menjadi forum yang mempertemukan seluruh aktivis CUSJ. sehingga melalui forum ini semua saling mengenal satu sama lain setelah dalam satu tahun tidak pernah saling bertemu,” jelas Lisa saat dihubungi lewat telepon selulernya.

Terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya, SJ Award tetap menjadi agenda tahunan yang tak hanya memberikan dampak kepada kinerja organisasi, tetapi selain itu bagaimana seluruh aktivis berkumpul dan saling mengenal satu dengan yang lain agar rasa kebersamaan dalam rumah bersama CUSJ tercipta dan memberi tempat yang nyaman bagi manusia yang berada didalamnya. *JONSEN RUPINUS

Hits: 30

TINGGALKAN KOMENTAR