: - Wednesday, 22-09-2021

Bayat adalah salah satu desa segaligus pusat kota Kecamatan Belantikan Raya Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah, daerah Belantikan Raya yang berada di hulu Sungai Belantikan lazimnya masyarakat Lamandau menyebutnya “Hulu Belantikan”. Pada pagi itu cuaca mendung, hujan rintik-rintik dan langit diselimuti awan hitam mengawali langkah perjalanan kami menuju wilayah hulu belantikan tepatnya di Desa Bayat Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah. Tidak kurang 2 jam perjalanan kami tempuh dari Kota Nanga Bulik menuju Desa Bayat kali pertama saya dan rekan-rekan aktivis CU Semandng Jaya lainnya megunjungi Desa Bayat yang merupakan wilayah jangkauan pelayanan CU Semandang Jaya Kantor Cabang KM 18  Bukit Jaya.

Berhasil atau tidaknya CUSJ di Kalimantan tengah  khususnya kabupaten lamandau salah satunya bisa diukur dari antusias masyarakat mendukung gerakannya kami sangat meyakini melihat data pertumbuhan aset pada bulan juni sebesar 1,4 M dengan rasio 28,3 persen jauh di atas inflasi dan pertumbuhan anggota yang sangat signifikan dengan pertumbuhan mencapai 29,69 persen meskipun dalam situasi ekonomi tidak stabil pada masa pandemic Covid-19 seperti saat ini. itu artinya, CUSJ masih menjadi pilihan masyarakat Lamandau. ketercapaian program kerja tersebut khususnya di Area III Kalimantan Tengah menunjukan ada harapan yang kuat dan semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai Lembaga yang mampu menjawab kebutuhan dan mitra usaha masyarakat dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas hidup mereka  sesuai slogan gerakan  CUSJ “kendaraan menuju kemakmuran”.

Hadirnya CUSJ di wilayah Kalimantan Tengah khususnya di Hulu Belantikan Kabupaten Lamandau  sangat terlihat dari kecendrungan tingkat kepercayaan anggota dan masyarakat semakin hari semakin baik sejak awal mula kita melakukan ekspansi di Kabupaten Lamandau 4 tahun silam. Misi sosialnya sangat membantu mendorong perekonomian masyarakat pedalaman yang jauh dari akses jangkauan pembangunan pemerintah.

CU Pada prinsipnya seperti apa yang dikemukan oleh pendiri CU dunia F.W. Raifefeisen  bahwa tidak terbatas hanya memberikan pinjaman saja, tetapi lebih ditekankan pada pengendalian penggunaan uang, memperbaiki nilai-nilai moral dan fisik, serta mendorong anggotanya untuk mandiri.

Salah satu masyarakat dan juga anggota aktif CUSJ yang kami jumpai pada hari itu yakni Karsono, beliau mengatakan, “sangat bersyukur dan berterima kasih kepada petugas CUSJ yang telah berkenan hadir di Desa Bayat, apalagi pelayanan langsung jemput bola, kami tidak capek-capek keluar dana untuk mengantar setoran ke kantor, sudah ada staff yang menjemputnya,” ungkap Karsono dengan nada semangat.

Beliau berharap agar CUSJ semakin berkembang di Desa Bayat sehingga kedepannya bisa membuka kantor pelayanan di Desa Bayat meskipun saat ini pelayanan langsung dari KM 18 Desa Bukit Jaya, Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Desa Bayat. Antusiasme yang tinggi masyarakatnya menyambut kedatangan aktivis CUSJ menjadi obat yang dapat menghilangkan rasa lelah para aktivis dalam melakukan pelayanan kepada anggota.

Begitulah keseharian Aktivis CUSJ dalam melaksanakan tugas di Lapangan. Sapa, Senyum dan Salam adalah selogan yang harus selalu diingat dan dilakukan, sehingga pada akhirnya menjadi kebiasaan. Semoga CU Semandang Jaya tetap akan selalu dihati masyarakat Lamandau khususnya dan masyarakat Kalimantan Tengah umumnya.*OKTAVIANUS ARDI

Hits: 25

TINGGALKAN KOMENTAR